Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indonesia akan membentuk klinik produktivitas di 15 balai pelatihan vokasi pada tahun 2026 sebagai upaya baru untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja di tingkat perusahaan dan industri skala menengah. Klinik ini dirancang agar layanan pendampingan produktivitas bisa diberikan secara praktis seperti layanan klinik kesehatan, namun dalam konteks pengembangan kompetensi kerja.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan bahwa klinik produktivitas akan beroperasi secara bertahap dengan instruktur khusus, prosedur operasional standar, dan pencatatan kinerja sebelum serta sesudah intervensi. Kemnaker saat ini memiliki 42 balai pelatihan vokasi di berbagai daerah yang akan diperkuat fungsi layanannya.
Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui pendekatan langsung kepada perusahaan dan pelatihan vokasi yang lebih aplikatif.
ANTARA News