
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menargetkan pelatihan vokasi bagi 60 ribu peserta pada bulan Oktober 2025 melalui program Bulan Pelatihan Vokasi Nasional (BPVN). Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta unit pelaksana pelatihan kerja di seluruh Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan diperlukan untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten serta siap menghadapi kebutuhan industri saat ini. Program ini juga mencakup pelatihan bahkan di akhir pekan guna mencapai target peserta yang ditetapkan.
Program pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan vokasi tenaga kerja Indonesia sehingga siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Sumber: ANTARA News