2029年までに、日本は82万人の外国人労働者を必要とする見込み
Jepang diproyeksikan akan membutuhkan sekitar 820.000 tenaga kerja asing hingga tahun 2029 untuk memenuhi kebutuhan di berbagai sektor industri. Proyeksi ini muncul seiring dengan meningkatnya kekurangan tenaga kerja akibat penurunan jumlah penduduk usia produktif. Kebutuhan tenaga kerja tersebut terutama berada di sektor manufaktur, perawatan lansia, konstruksi, serta jasa. Program pekerja berketerampilan khusus (Specified Skilled Worker/SSW) menjadi salah satu jalur utama yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, meningkatnya kebutuhan ini juga diikuti dengan persaingan yang semakin ketat antarnegara pengirim tenaga kerja, seperti Vietnam, Filipina, dan Indonesia. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan keterampilan tenaga kerja menjadi faktor penting agar dapat bersaing di pasar kerja Jepang. Proyeksi ini menunjukkan bahwa peluang […]
インドネシアと香川県の協力により、2,000人の雇用機会が生まれる
Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan Prefektur Kagawa di Jepang dalam penempatan tenaga kerja migran Indonesia. Melalui kerja sama ini, ditargetkan sekitar 2.000 pekerja Indonesia akan ditempatkan di berbagai sektor industri di wilayah tersebut. Sektor yang menjadi fokus dalam kerja sama ini meliputi manufaktur, perhotelan, konstruksi, serta layanan perawatan lansia. Program ini merupakan bagian dari upaya memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri, khususnya di wilayah Jepang yang memiliki kebutuhan tenaga kerja tinggi. Kerja sama ini juga menunjukkan adanya peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat daerah. Hal ini membuka peluang baru bagi tenaga kerja Indonesia untuk bekerja […]
インドネシア、2026年までに最大50万人の労働者を海外へ派遣する目標を掲げる
Pemerintah Indonesia menargetkan penempatan antara 300.000 hingga 500.000 tenaga kerja terampil ke luar negeri sepanjang tahun 2026. Program ini akan dilakukan secara bertahap mulai April hingga akhir tahun dengan berbagai negara tujuan, termasuk Jepang. Penempatan tenaga kerja ini difokuskan pada sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan khusus seperti manufaktur, kesehatan, dan hospitality. Pemerintah juga menekankan pentingnya pendidikan minimal serta pelatihan vokasi untuk memastikan kualitas tenaga kerja yang dikirim. Program ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia sekaligus memanfaatkan peluang kerja global yang terus berkembang. Selain itu, kontribusi remitansi dari pekerja migran juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perekonomian nasional. Melalui program ini, pemerintah berharap […]
インドネシア、SSW制度を通じて200人の労働者を日本に派遣
Pemerintah Indonesia kembali mengirim tenaga kerja ke Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) sebagai bagian dari upaya memperluas akses kerja ke pasar global. Pada April 2026, sebanyak 200 pekerja migran Indonesia diberangkatkan untuk bekerja di sektor manufaktur di Jepang. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional seperti SMK Go Global, yang bertujuan menyiapkan lulusan vokasi agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri internasional. Pemerintah menilai program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Selain itu, pengiriman tenaga kerja ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan BUMN melalui program tanggung jawab sosial (CSR) serta lembaga penempatan tenaga kerja resmi. Skema ini diharapkan […]
政府、インドネシア人労働者の海外派遣を推進
Pemerintah Indonesia terus mendorong peningkatan penempatan tenaga kerja ke luar negeri sebagai bagian dari strategi untuk memperluas peluang kerja dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia. Upaya ini dilakukan melalui penguatan pelatihan vokasi, peningkatan sertifikasi kompetensi, serta kerja sama dengan negara tujuan, termasuk Jepang. Fokus utama diarahkan pada sektor formal yang membutuhkan keterampilan khusus. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia di tingkat internasional. Sumber: ANTARA News, Indonesia (2026)
人口ボーナスがインドネシアの労働力強化の好機となる
Indonesia saat ini berada dalam fase bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif berada pada tingkat yang tinggi. Kondisi ini menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan memperluas partisipasi di pasar kerja global. Namun, pemanfaatan peluang ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, terutama dalam hal keterampilan, pendidikan, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional. Dengan pengelolaan yang tepat, bonus demografi dapat menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. Sumber: ANTARA News, Indonesia (2026)
労働省、2026年向け生産性専門家認定制度を準備
Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia menyiapkan program sertifikasi ahli produktivitas nasional yang akan mulai diberlakukan pada tahun 2026 sebagai bagian dari Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas. Program ini mencakup jenjang sertifikasi mulai dari analis hingga ahli produktivitas utama dan dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang diselaraskan dengan skema internasional. Dalam rencana itu, pemerintah akan menanggung biaya pelatihan dan sertifikasi pada tahap awal untuk memastikan program berjalan secara masif dan inklusif. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di era globalisasi. Sumber: ANTARA News (Indonesia), 12 Desember 2025
労働省は2026年までに15の職業訓練センターに生産性クリニックを設置する予定です。
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indonesia akan membentuk klinik produktivitas di 15 balai pelatihan vokasi pada tahun 2026 sebagai upaya baru untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja di tingkat perusahaan dan industri skala menengah. Klinik ini dirancang agar layanan pendampingan produktivitas bisa diberikan secara praktis seperti layanan klinik kesehatan, namun dalam konteks pengembangan kompetensi kerja. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan bahwa klinik produktivitas akan beroperasi secara bertahap dengan instruktur khusus, prosedur operasional standar, dan pencatatan kinerja sebelum serta sesudah intervensi. Kemnaker saat ini memiliki 42 balai pelatihan vokasi di berbagai daerah yang akan diperkuat fungsi layanannya. Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui pendekatan langsung kepada perusahaan […]
労働省、人材育成の質向上に向けた職業訓練プログラムを強化

Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia tengah menyiapkan berbagai program pelatihan vokasi untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan penyerapan tenaga kerja. Inovasi pelatihan tersebut dilakukan di luar skema Project Based Learning (PBL) dengan tujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di berbagai bidang industri. Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa pelatihan vokasi yang disiapkan bertujuan untuk memperkuat kemampuan peserta sehingga mampu bersaing di pasar kerja yang terus berkembang, serta selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Program ini juga diharapkan dapat memperluas peluang kerja bagi lulusan pelatihan vokasi di sektor-sektor yang memiliki permintaan tinggi, sekaligus mendukung agenda pembangunan SDM berkualitas di Indonesia. Sumber: ANTARA News
労働省は国立職業訓練所を通じた職業訓練への参加を促進している

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menargetkan pelatihan vokasi bagi 60 ribu peserta pada bulan Oktober 2025 melalui program Bulan Pelatihan Vokasi Nasional (BPVN). Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta unit pelaksana pelatihan kerja di seluruh Indonesia. Menteri Ketenagakerjaan menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan diperlukan untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten serta siap menghadapi kebutuhan industri saat ini. Program ini juga mencakup pelatihan bahkan di akhir pekan guna mencapai target peserta yang ditetapkan. Program pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan vokasi tenaga kerja Indonesia sehingga siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Sumber: ANTARA News